NPM : E1I012003
Prodi : Ilmu Kelauta Universitas Bengkulu
tugas SIG
DATA RASTER
Data raster adalah data yang disimpan dalam bentuk
kotak segi empat (grid)/sel sehingga terbentuk suatu ruang yang teratur. Foto
digital seperti areal fotografi atau foto satelit merupakan bagian dari data
raster pada peta. Raster mewakili data grid continue. Nilainya menggunakan
gambar berwarna seperti fotografi, yang di tampilkan dengan level merah, hijau,
dan biru pada sel. Pada data raster, obyek geografis direpresentasikan sebagai
struktur sel grid yang disebut sebagai pixel (picture element). Resolusi
(definisi visual) tergantung pada ukuran pixel-nya, semakin kecil ukuran
permukaan bumi yang direpresentasikan oleh sel, semakin tinggi resolusinya.
Data raster dihasilkan dari sistem penginderaan jauh dan sangat baik untuk
merepresentasikan batas-batas yang berubah secara gradual seperti jenis tanah,
kelembaban tanah, suhu, dan lain-lain.Peta Raster adalah peta yang diperoleh
dari fotografi suatu areal, foto satelit atau foto permukaan bumi yang
diperoleh dari komputer. Contoh peta raster yang diambil dari satelit cuaca.
Pada model data raster, matriks atau array diurutkan
menurut koordinat kolom (x) dan barisnya (y). Pada sistem koordinat piksel
monitor komputer, titik asal sistem koordinat raster terletak di sudut kiri
atas. Nilai absis (x) akan meningkat ke arah kanan, dan nilai ordinat (y) akan
membesar ke arah bawah – seperti terlihat pada gambar di atas. Walaupun
demikian. sistem koordinat ini sering pula ditransformasikan sehingga titik
asal sistem knordinat rerletak di sudut kiri bawah, makin ke kanan nilai
absisnya (x) akan meningkat. dan nilai ordinatnya (y) makin meningkat jika
bergerak ke arah atas.
Entiry
spasial raster disimpan di dalam layer yang secara fungsionalitas direlasikan
dengan unsur-unsur petanya. Contoh sumber-sumber entity spasial raster adalah
citra satelit, misalnya NOAA. Spot, Landsad Ikonos, dll. Kemudian citra radar,
dan model ketinggian dijital seperti DTM atau DEM dalam model data raster.
DATA VEKTOR
Pada model data vektor, unsur geografik disajikan
secara digital seperti bentuk visualisasi/penyajian dalam peta hardcopy.
Model data vektor menampilkan, menempatkan, dan menyimpan data spasial dengan
menggunakan :
1.Titik-titik.
Entity titik meliputi semua objek grafis atau
geografis yang dikaitkan dengan koordinat. Di samping koordinat-koordinat, data
atau informasi yang diasosiasikan dengan ‘titik’ tersebut juga harus disimpan
untuk menunjukkan jenis titik yang bersangkutan.
2. Garis-garis atau kurva.
Entity garis dapat didefinisikan sebagai semua
unsur-unsur linier yang dibangun dengan menggunakan segmen-segmen garis lurus
yang dibentuk oleh dua titik koordinat atau lebih.
3. Poligon/luasan beserta atribut-atributnya.
Cara yang paling sederhana untuk merepresentasikan
suatu poligon adalah pengembangan dari cara yang digunakan untuk
merepresentasikan arc yang sederhana yaitu merepresentasikan setiap poligon
sebagai sekumpulan koordinat (x,y) yang membentuk segmen garis, dimana
mempunyai titik awal dan titik akhir segmen garis yang sama (memiliki nilai
koordinat yang sama).
Bentuk-bentuk dasar representasi data spasial ini, di
dalam sistem model data vektor, didefinisikan oleh sistem koordinat kartesian
dua dimensi (x,y). Di dalam model data spasial vektor, garis-garis atau kurva
merupakan sekumpulan titik-titik terurut yang dihubungkan. Sedangkan luasan
atau poligon juga disimpan sebagai sekumpulan list titik-titik, tetapi dengan
catatan bahwa titik awal dan titik akhir poligon memiliki nilai koordinat yang
sama dengan syarat poligon tersebur tertutup.
Representasi vektor suatu objek merupakan suatu usaha
di dalam menyajikan objek yang bersangkutan sesempurna mungkin. Untuk itu,
ruang atau dimensi koordinat diasumsikan bersifat kontinyu yang memungkinkan
semua posisi, panjang dan dimensi didefinisikan dengan presisi.
Model Data Raster
no
|
kelebihan
|
kekurangan
|
1
|
Memiliki struktur data yang
sederhana.
|
Secara umum, mernenlukan ruang
atau tempat penyimpanan (disk) yang besar di komputer. Banyak terjadi
redudancy data baik untuk setiap layer-nya maupun secara keseluruhan.
|
2
|
Mudah dimanipulasi dengan
menggunakan fungsi-fungsi matematis sederhana (karena strukturnya sederhana
seperti matrik bilangan biasa
|
Penggunaan ukunan grid yang lebih
besar untuk menghemat ruang penyimpana akan rnenyebabkan kehilangan informasi
dan ketelitian
|
3
|
Teknologi yang digunakan cukup
murah dan tidak begitu kompleks sehingga pendapat membuat sendiri program
aplikasi yang menggunakan citra raster.
|
Sebuah citra raster hanya
mengandung satu tematik saja — sulit digabungkan dengan atribut atnibut
tainnya dalam satu layer.
|
4
|
Compatible dengan citra-citra
satelit pengindraan jauh dan semua image hasil scanning data spasial.
|
Tampilan atau representasi, dan
akurasi posisinya sangat bergantung pada ukuran pikselnya
|
5
|
Overlay dan kombinasi data spasial
raster dengan data inderaja mudah dilakukan.
|
Sering mengalami kesalahan dalam
menggambarkan bentuk dan ganis-garis batas-batas suatu objek sangat
bergantung pada resolusi spasialnya dan toleransi yang diberikan.
|
6
|
Metode untuk mendapatkan citra
raster Iebih mudah (baik melalui scanning dengan scanner segala ukuran yang
sudah beredar luas, maupun dengan menggunakan citra satelit atau konversi dan
format
|
Sangat sulit untuk
merepresentasikan hubungan topologi (juga network).
|
7
|
Gambaran permukaan bumi dalam
bentuk citra raster yang didapat dan radar atau satelit pengindraan jauh
|
Metode untuk mendapatkan format
data vektor melalui proses yang lama, cukup melelahkan dan relatif mahal.
|
Model Data Vektor
no
|
kelebihan
|
kekurangan
|
1
|
. Memerlukan ruang tempat
penympanan yang lebih sedikit di computer.
|
Memiliki struktur data yang
komplek
|
2
|
Satu layer dapat dikaitkan dengan
atau mengandung banyak atribut sehingga dapat rnenghernat ruang penyimpanan
secara keseluruhan.
|
Datanya tidak mudah dimanipulasi.
|
3
|
Dengan banyak atribut yang dapat
dikandung oleh satu layer, banyak peta tematik lain yang dapat dihasiikan
sebagai peta turunannya.
|
Pengguna tidak mudah berkreasi
untuk mernbuat programnya sendiri untuk memenuhi kebutuhan aplikasinya. Hal
ini disebabkan oleh struktur data vektor yang lebih kompleks dan
prosedur-prosedur fungsi dan analisisnya memerlukan kemampuan yang tinggi
karena lebih sulit dan rumit.
|
4
|
Hubungan topologi dan network
dapat dilakukan dengan mudah.
|
Tidak compatible dengan data citra
satelit pengindraan jauh
|
5
|
Representasi grafis data
spasialnya sangat mirip dengan peta garis buatan tangan manusia.
|
Memerlukan perangkat lunak dan
perangkat keras yang lebih mahal
|
6
|
Memiliki batas-batas yang teliti,
tegas dan jelas sehingga sangat baik untuk pembuatan pela-peta administrasi
dan persil tanah milik.
|
Overlay beberapa layer vektor
secara simultan memerlukan waktu yang relatif lama.
|
7
|
Memiliki resolusi spasial yang
tinggi.
|
Tidak compatible dengan data citra
satelit pengindraan jauh.
|
Data merupakan bagian
yang tidak dapat dipisahkan dalam Sistem Informasi
Geografi. Data SIG dapat berupa data spasial dan data atribut. Khusus pada potingan kali ini akan dibahas mengenai data spasial. Data spasial atau keruangan merupakan data yang merepresentasikan kenampakan nyata permukaan bumi. Data spasial terdiri dari dua macam yaitu data raster dan data vektor.
Geografi. Data SIG dapat berupa data spasial dan data atribut. Khusus pada potingan kali ini akan dibahas mengenai data spasial. Data spasial atau keruangan merupakan data yang merepresentasikan kenampakan nyata permukaan bumi. Data spasial terdiri dari dua macam yaitu data raster dan data vektor.
Data vektor adalah data
yang menampilkan pola keruangan dalam bentuk titik, garis, kurva atau poligon.
Data vektor sangat baik untuk merepresentasikan fitur-fitur jaringan jalan,
gedung, rel kereta dan letak koordinat. Kelemahan data ini adalah
ketidakmampuannya dalam mengakomodasi perubahan fenomena yang bersifat gradual.
Data raster adalah data yang menampilkan sisi ruang bumi
dalam bentuk pixel (picture element) yang membentuk grid/petak dan dihasilkan
dari penginderaan jauh. Pada data raster, resolusi tergantung pada ukuran
pixel-nya. Semakin kecil ukuran permukaan bumi yang direpresentasikan maka akan
semakin tinggi resolusinya. Data raster sangat baik untuk menggambarkan keadaan
jenis tanah, vegetasi dan kelembaban tanah. Kelemahan data raster terletak pada
besarnya ukuran file, semakin tinggi resolusi gambar maka ukuran file akan
semakinbesar.
Data Vektor
|
Data Raster
|
Kelebihan
Lebih efisien
dalam ruang penyimpanan.
Memiliki
resolusi spasial
yang
tinggi.
Representasi
grafis data spasialnya sangat mirip dengan peta garis buatan manusia.
Transformasi
koordinat dan proyeksi tidak sulit dilakukan.
|
Kelebihan
Struktur
data yang sederhana.
Mudah
dimanipulasi dengan fungsi matematis sederhana.
Teknologi
yang digunakan cukup murah.
Overlay
data raster dengan data inderaja mudah dilakukan.
|
Kekurangan
Struktur
data kompleks.
Data tidak
mudah dimanipulasi.
Memerlukan
perangkat komputer yang lebih mahal.
Overlay
beberapa layer vektor secara simultan memerlukan waktu lama.
|
Kekurangan
Memerlukan
ruang penyimpanan yang besar.
Transformasi
koordinat dan proyeksi sulit dilakukan.
Lebih
sulit untuk merepresentasikan hubungan topologikal.
|
Data spasial (data keruangan) adalah data dalam bentuk grafis
yang menunjukkan ruang lokasi atau tempat-tempat di permukaan bumi. Data
spasial dilambangkan dengan titik, garis, dan poligon.
Data atribut adalah data yang memberi penjelasan atau
deskripsi atas setiap objek di permukaan bumi. Data atribut berfungsi untuk
menggambarkan
gejala topografi karena memiliki aspek deskriptif dan kualitatif.
gejala topografi karena memiliki aspek deskriptif dan kualitatif.
1. Data
Spasial (keruangan)
Data yang mempresentasikan aspek keruangan dari suatu
fenomena atau mengidentifikasikan posisi geografis suatu fenomena. contoh data
spasial antara lain letak suatu wilayah, posisi sumber minyak bumi,dsb.
bentuk-bentuk
data spasial :
- titik (dot), contoh: posisi terminal
- garis (poly line), contoh: jaringan jalan raya
- area (polygon), contoh: wilayah kecamatan
2. Data
Atribut (deskripsi)
Data yang mempresentasikan aspek-aspek
deskripsi/penjelasan dari suatu fenomena di permukaan bumi dalam bentuk
kata-kata, angka, atau tabel. contoh data atribut misalnya kepadatan penduduk,
jenis tanah, dsb.
bentuk-bentuk
data atribut:
- data kuantitatif (angka-angka/statistik), contoh: jumlah penduduk
- data kualitatif (kualitas/mutu), contoh: tingkat kesuburan tanah
Pada prinsipnya terdapat dua jenis
data untuk mendukung SIG yaitu : Data Spasial (Data Grafis dan Dasta Non
Spasial (Atribut)
- Data Spasial
Data spasial
adalah data yang bereferensi geografis atas representasi obyek di bumi. Data
spasial pada umumnya berdasarkan peta yang berisikan interprestasi dan proyeksi
seluruh fenomena yang berada di bumi. Fenomena tersebut berupa fenomena alamiah
dan buatan manusia. Pada awalnya, semua data dan informasi yang ada di peta
merupakan representasi dari obyek di muka bumi.
Sesuai
dengan perkembangan, peta tidak hanya merepresentasikan obyek-obyek yang ada di
muka bumi, tetapi berkembang menjadi representasi obyek diatas muka bumi
(diudara) dan dibawah permukaan bumi. Data spasial memiliki dua jenis tipe
yaitu vektor dan raster. Model data vektor menampilkan, menempatkan, dan
menyimpan data spasial dengan menggunakan titik-titik, garis-garis atau kurva,
atau poligon beserta atribut-atributnya. Model data Raster menampilkan, dan
menyimpan data spasial dengan menggunakan struktur matriks atau piksel – piksel
yang membentuk grid. Pemanfaatan kedua model data spasial ini menyesuaikan
dengan peruntukan dan kebutuhannya.
- Data Non Spasial (Atribut)
Data non
spasial adalah data berbentuk tabel dimana tabel tersebut berisi informasi-
informasi yang dimiliki oleh obyek dalam data spasial. Data tersebut berbentuk
data tabular yang saling terintegrasi dengan data spasial yang ada. Data
atribut atau tabular menyimpan informasi tentang nilai atau besaran dari data
grafis. Untuk struktur data vektor, data atribut tersimpan secara terpisah
dalam bentuk tabel. Sementara pada struktur data raster nilai data grafisnya
tersimpan langsung pada nilai grid atau piksel tersebut. Cara penyimpanan data
atribut dan koneksi antara data grafis dan atribut pada struktur data vektor
dan raster :
DAFTAR
PUSTAKA
http://blogsemaumu.blogspot.co.id/2013/03/data-dalam-sig.html